Eco Village Trip & Eco Camp
Hidup bersama alam dan masyarakat desa adat Nusantara β pengalaman camping edukatif yang otentik, bermakna, dan melestarikan kearifan leluhur.
Program & Paket
Belajar Langsung dari Alam dan Leluhur Nusantara
Eco Village Trip & Eco Camp merupakan wahana yang tepat sebagai sarana pembelajaran bermuatan konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya β tidak hanya belajar ilmu secara teori, tetapi belajar langsung di lapangan, di tengah masyarakat adat yang masih menjaga kearifan leluhurnya.
Kemah Konservasi β Resource Based Learning
Program untuk peserta didik SLTP dan SMU agar memiliki pengetahuan, sikap, dan kesadaran tinggi tentang lingkungan. Pendekatannya: pendidikan lingkungan yang edukatif sekaligus rekreatif dengan metode pengajaran langsung berdekatan dengan alam dan kawasan konservasi (resource based learning) β membuktikan hubungan nyata antara pengalaman kemah konservasi dengan pengetahuan dan sikap peserta terhadap lingkungan.
Konservasi Hayati
Pembelajaran konservasi sumber daya alam dan ekosistem langsung di lapangan.
Kearifan Adat Nusantara
Hidup berdampingan dengan masyarakat adat yang menjaga tradisi ratusan tahun.
Edukasi + Rekreasi
Resource based learning: belajar langsung dari sumber daya alam yang nyata.
Ekosistem Group
Didukung ekosistem Sangkuriang Group: Sangkuriang Corner, Bunihayu Forest, dan Tapak Alam Tebing Parang.
Destinasi Kami
11 Kampung Adat Nusantara
Dari tanah Sunda hingga pedalaman Banten β setiap kampung adat menyimpan kisah, aturan hidup, dan kearifan yang telah dijaga ratusan tahun. Pilih destinasi Anda:
01Kampung Adat Miduana
Destinasi budaya Sunda yang kental di Jawa Barat β rumah bagi warga berusia di atas 100 tahun yang tetap bugar berkat lingkungan pegunungan yang segar dan gaya hidup tradisional. Budaya leluhur masih dipegang erat, dari cara berpakaian hingga aktivitas harian. Akses via Kabupaten Bandung atau Cianjur, dengan suguhan kebun teh dan air terjun sepanjang perjalanan.
02Kampung Adat Ciptagelar
Menjaga adat istiadat lebih dari 640 tahun β bagian dari masyarakat Banten Kidul di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun. Arsitektur bangunan dan sistem pemerintahan adat terjaga sejak zaman dahulu, namun tetap berinovasi: listrik turbin dibangun mandiri menerangi seluruh rumah adat sejak 2017.
03Kampung Adat Mahmud
Di Daerah Aliran Sungai Citarum, bermukim Β±1.200 warga yang berpedoman kuat pada nilai agama. Nama Mahmud berakar dari Mahmuudah β kasih sayang penuh keikhlasan. Konon pusat persebaran Islam oleh Eyang Syeikh Dalem Abdul Manaf, keturunan Sunan Gunung Djati β hingga kini menjadi tujuan ziarah di hari-hari besar Islam.
04Kampung Adat Cikondang
Hanya 38 km dari pusat Kota Bandung, di Kecamatan Pangalengan. Rumah Adat Cikondang telah berusia 200+ tahun β satu-satunya yang tersisa dari puluhan rumah adat setelah kebakaran 1942. Arsitekturnya khas Sunda: bambu dengan atap julang ngapak berlapis ijuk, dan hingga kini menjadi pusat kegiatan dan upacara adat warga.
05Kampung Adat Kranggan
Tetap eksis di tengah hiruk-pikuk Kota Bekasi β diperkirakan berdiri sejak abad ke-15 dan kini memasuki generasi kesembilan. Kearifan lokalnya masih lestari: Baju Cele bermotif kotak-kotak dan rumah panggung khas. Museum Budaya Kranggan dirancang langsung oleh Ridwan Kamil untuk membuka akses budaya bagi generasi muda.
06Kampung Adat Urug
Di Sukajaya, Kabupaten Bogor β dipercaya berdiri sejak 450 tahun lalu pada masa Prabu Nilakendra (1551β1569). Namanya konon dari kata “Guru” yang dibaca terbalik. Tradisi adatnya masih hidup: Seren Taun dan Ngabuli setiap Muharram, Rewah dan Sedekah Bumi setiap Sya’ban, hingga Muludan setiap 12 Maulud.
07Kampung Naga
Di Desa Neglasari, Tasikmalaya β namanya dari nagawir: dikelilingi tebing. Warganya hidup dalam kesahajaan tanpa alat elektronik; seluruh rumah seragam berpanggung kayu dan jumlahnya tak pernah berubah: 112 unit. Hutan larangan dijaga demi kelestarian. Jangan lewatkan kuliner pipis hangat ditemani bajigur, dan kerajinan tangan warganya.
08Kampung Adat Cireundeu
Di Kota Cimahi β unik karena makanan pokoknya bukan beras, melainkan rasi (beras singkong). Demi kelestarian, hutan dibagi tiga: leuweung larangan, tutupan, dan baladahan. Prinsip hidupnya: “Ngindung ka waktu, mibapa ka jaman” β melestarikan keyakinan sambil beradaptasi dengan zaman. Saksikan Upacara Syura-an di malam tahun baru Saka Sunda (Oktober).
09Kampung Adat Kuta
Dijuluki kampung seribu pantangan di Ciamis β demi menjaga alam dan tradisi leluhur: rumah wajib bambu/kayu beratap ijuk, tanpa jamban pribadi, tanpa sumur bor, dan tanpa pemakaman di kawasan kampung. Di sini berdiri situs bersejarah Kerajaan Galuh, dan kesenian calung, reog, hingga jaipongan rutin dipentaskan.
10Kampung Adat Pulo
Di dalam kompleks Candi Cangkuang, Garut β didirikan abad ke-17 oleh Embah Dalem Arif Muhammad, pejuang Mataram penyebar Islam. Jumlah bangunan tak pernah berubah: enam rumah dan satu musala. Tradisi Hindu seperti memandikan benda pusaka masih lestari β kampung yang seolah terisolasi anggun oleh Situ Cangkuang.
11Paket Baduy
Kelompok masyarakat di Banten yang mempertahankan gaya hidup tradisional sangat konservatif. Baduy Dalam hidup terisolasi tanpa listrik dan alat modern dengan aturan adat ketat; Baduy Luar lebih terbuka namun tetap tradisional. Mereka adalah penjaga kelestarian alam dan pewaris budaya Sunda kuno dengan nilai sosial yang kuat.


Peta Kearifan Nusantara
Sebaran Destinasi Adat Kami
Untuk Siapa
Pengalaman untuk Setiap Generasi
Sekolah SLTP & SMU
Kemah Konservasi dengan resource based learning β membangun kesadaran lingkungan sejak dini.
Korporat & CSR
Retreat bermakna dan program CSR pemberdayaan desa wisata serta konservasi lingkungan.
Keluarga
Liburan edukatif β anak belajar budaya dan alam, orang tua menikmati ketenangan desa adat.
Wisatawan Budaya
Peneliti, fotografer, dan pecinta budaya β dokumentasi kearifan Nusantara yang hidup.
Jelajah Lebih Jauh
Program Terkait
Lestarikan Alam, Hidupkan Budaya πΏ
“Ngindung ka waktu, mibapa ka jaman β melestarikan keyakinan leluhur sambil beradaptasi dengan zaman.”
Tim kami siap 24/7 membantu merencanakan Eco Village Trip & Eco Camp Anda β konsultasi gratis, itinerary dikustom, dan pemandu berpengalaman yang dihormati masyarakat adat setempat.



